Program Studi Teknik Sipil merupakan salah satu dari 14 Program Studi baru yang ada di kampus Universitas Dharma Andalas. Teknik Sipil adalah suatu disiplin ilmu rekayasa yang mempelajari tentang analisis dan perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan, serta renovasi dari suatu bangunan atau infrastruktur. Di Universitas Dharma andalas, Prodi Teknik Sipil ini direncanakan mampu menghasilkan lulusan yang profesional dalam bidang teknik sipil. Hal ini didasarkan pada prospek daya serap pasar kerja terhadap lulusan yang yang cukup besar. Apalagi melihat akselerasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Sipil, sangat sulit membayangkan ketertinggalan di semua bidang tanpa adanya tindakan antisipatif (dalam hal ini mempersiapkan SDM yang relevan dan kompetitif). Jadi, dengan adanya pengarahan ini, sasaran dan relevansi bidang keilmuan dengan pasar kerja tampak lebih jelas, sehingga dapat menarik minat calon mahasiswa untuk menggeluti bidang keilmuan tersebut melalui program studi Sipil. Salah satu keunggulan yang nantinya diharapkan akan membedakan sarjana S-1 Sipil Yayasan Dharma Andalas dengan Sarjana Sipil lainnya adalah kemampuan rekayasa dan inovasi tinggi terhadap ilmu Sipil.

Kelompok Bidang Keahlian

  1. Manajemen Rekayasa Konstruksi
    Keahlian yang mempelajari masalah dalam proyek konstruksi yang berkaitan dengan ekonomi, penjadwalan pekerjaan, pengembalian modal, biaya proyek, semua hal yang berkaitan dengan hukum dan perizinan bangunan hingga pengorganisasian pekerjaan di lapangan sehingga diharapkan bangunan tersebut selesai tepat waktu.
  2. Sumber Daya Air
    Keahlian yang mempelajari air, distribusi, pengendalian dan permasalahannya. Mencakup bidang ini antara lain cabang ilmu hidrologi air (berkenaan dengan cuaca, curah hujan, debit air sebuah sungai), hidrolika (sifat material air, tekanan air, gaya dorong air) dan bangunan air seperti pelabuhan, irigasi, waduk atau bendungan (dam) , kanal.
  3. Rekayasa Transportasi
    Keahlian yang mempelajari mengenai sistem transportasi dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Mencakup bidang ini antara lain konstruksi dan pengaturan jalan raya, konstruksi bandar udara, terminal, stasiun dan manajemennya.
  4. Rekayasa Struktur
    Keahlian yang mempelajari masalah struktural dari materi yang digunakan untuk pembangunan. Sebuah bentuk bangunan mungkin dibuat dari beberapa pilihan jenis material seperti baja, beton, kayu, kaca atau bahan lainnya. Setiap bahan tersebut mempunyai karakteristik masing-masing. Ilmu bidang struktural mempelajari sifat-sifat material itu sehingga pada akhirnya dapat dipilih material mana yang cocok untuk jenis bangunan tersebut. Dalam bidang ini dipelajari lebih mendalam hal yang berkaitan dengan perencanaan struktur bangunan/gedung, jalan, jembatan, terowongan dari pembangunan pondasi hingga bangunan siap digunakan.
  5. Geoteknik
    Keahlian yang mempelajari struktur dan sifat berbagai macam tanah dan batuan dalam menopang suatu bangunan yang akan berdiri di atasnya. Cakupannya dapat berupa investigasi lapangan yang merupakan penyelidikan keadaan-keadaan tanah suatu daerah, penyelidikan laboratorium serta perencanaan konstruksi tanah dan batuan, seperti: timbunan (embankment), galian (excavation), terowongan tanah lunak (soft soil tunnel), terowongan batuan (rock/mountain tunnel), bendungan tanah/batuan (earth dam, rock fill dam), dan lain-lain.